Kepala Dinas Perindagkop Dogiyai, Andreas Gobai (kiri) menjelaskan seputar kopi kepada Siswa SMP YPPK St. Fransiskus Moanemani (foto: IT/Beko).
Kepala Dinas Perindagkop Dogiyai, Andreas Gobai (kiri) menjelaskan seputar kopi kepada Siswa SMP YPPK St. Fransiskus Moanemani (foto: IT/Beko).

Dogiyai, Majalah Beko – – Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Dogiyai, Andreas Gobai bersama Pengusaha Kopi Indonesia dan Perekonomian Indonesia Pokja Papua mengunjungi Kebun Kopi di SMP St. Fransiskus Asisi Moanemani dan Modiyo di Kabupaten Dogiyai belum lama ini.

Dalam kunjungannya, Pengusaha Kopi Indonesia meneliti jenis kopi, serta penanaman, perawatan, dan penggilingan.
Pengusaha kopi terbesar tersebut mengatakan, dirinya melakukan eksplorasi kopi di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Sementara, seorang guru Muatan Lokal (Mulok) bidang Perkebunan SMP St. Fransiskus Asisi Moanemani, Raimondus Petege mengatakan, kopi Dogiyai semakin mendunia, sehingga dirinya meminta perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Dogiyai.
“Harapan kami besar kepada pemerintah daerah, yang mana pemda adalah tulang punggung masyarakat terutama di bidang pendidikan. Kami mengharapkan, pemda buka mata melihat potensi yang ada di daerah ini, karena ini aset daerah yang dikembangkan oleh sekolah, terutama kopi di Dogiyai karena Kopi di Dogiyai ini semakin mendunia,
katanya. (IT)

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X