Banyak orang menganggap Kopi Papua berarti Kopi dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, padahal realitas geografis dan suku-bangsa Papua bukan hanya sebatas itu. Tanah Papua dan bangsa Papua menyebar dari Raja Ampat di Provinsi Papua Barat, Indonesia sampai ke Provinsi DKI Port Moresby, Papua New Guinea. Dengan dasar peta sosial dan geografis ini, maka yang dimaksud Kopi Papua oleh PAPUAmart.com binaan KSU Baliem Arabica ialah Kopi dari seluruh pulau New Guinea, yaitu dari Sorong sampai Samarai.

Menurut Jhon Yonathan Kwano sebagai Manager Sales & Marketing KSU Baliem Arabica sekaligus bertugas sebagai Direktur PAPUAmart.com,

konsep dan pemahaman Kopi Papua harus-lah benar dan tepat agar pada saat kita berbicara tentang Kopi Papua, kita tidak dibatasi oleh konsep pemikiran yang salah. Yang kita maksudkan Kopi Papua terdiri dari kopi-kopi Single Origin, baik Robusta dan Arabika dari Tanah Papua, pulau New Guinea, baik di wilayah Indonesia maupun di wilayah Papua New Guinea.

Dengan kata lain, Kopi Papua dapat disebut dengan sebutan “Kopi Sorong – Samarai” atau “Kopi Raja Ampat – Samarai”.

Di dalam Kopi Papua terdapat banyak sekali Single Origin yang sudah dan akan diidentifikasi, antara lain

  1. Kopi Papua, Wamena Single Origin,
  2. Kopi Papua, Moanemani Single Origin,
  3. Kopi Papua, Deiyai Single Origin,
  4. Kopi Papua, Amungme Single Origin,
  5. Kopi Papua, Arfak Single Origin,
  6. Kopi Papua, Goroka Single Origin,
  7. Kopi Papua, Mount Hagen Single Origin,
  8. Kopi Papua, Sigri Single Origin,
  9. Kopi Papua, Enga Single Origin,
  10. Kopi Papua, Toli Single Origin,
  11. Kopi Papua, Yamo Single Origin dan sebagainya dan seterusnya

Menurut Jhon Kwano, Kopi Papua dalam tempo beberapa puluh tahun ke depan akan memiliki puluhan Single Origin, dan untuk itu perlu visi dan misi yang jelas dari para pengusaha kopi, terutama dari badan usaha yang ada di Tanah Papua, baik di Papua New Guinea maupun di Indonesia (Provinsi Papua dan Papua Barat).

Dilanjutkan oleh Jhon Kwano

Dalam rangka menyambut berbagai perkembangan dan kerjasama ekonomi yang sudah dirintis pemerintah Indonesia dengan pemerintah Papua New Guinea, para entrepreneur Papua, khususnya yang bergerak di perkopian di Tanah Papua seharusnya didorong, difasilitasi dan diberikan akses kepada berbagai sumber-sumber ekonomi yang tersedia, seperti perbankan dan badan usaha serta instansi pemerintah terkait dalam rangka menyambut Pasar Kopi Papua yang terbuka lebar untuk dikembangkan dan akhirnya memimpin dalam bursa ekspor kopi global.

Kopi Papua punya masa depan yang cerah. Pengusaha Kopi Papua memiliki peluang emas karena Kopi ialah Emas Hijau yang seharusnya diperjuangkan oleh Orang Asli Papua yang selama ini selalu berpikiran negatif tentang pemerintah di Jakarta sehingga lama kelamaan pemikiran negatif itu dapat terhapuskan dengan sendirinya, dan orang Papua menjadi tuan di Tanah Leluhurnya sendiri dengan menjadi “raja-raja” dan “ratu-ratu” Kopi Papua.

Jhon Kwano berharap agar semua penggemar Kopi Papua di seluruh Indonesia bersama-sama mendoakan agar PAPUAmart.com diberikan akses dan fasilitas oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sehingga dalam waktu dekat dapat mendapatkan akses kepada kopi-kopi Single Origin dari wilayah lain di kedua provinsi, sekaligus juga dari wilayah Papua New Guniea.

Perlu diketahui bahwa pengembangan dan bisnis Kopi Papua di wilayah Papua New Guinea sudah lebih matang dan sudah memasuki era ke-emasan mereka daripada kopi Papua dari wilayah Indonesia. Oleh karena itu, visi PAPUAmart.com ini perlu disambut oleh berbagai pihak di Tanah Papua.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X