Pengukur hasil roasting yang diciptakan oleh sekelompok anak-anak muda jenius dari Taiwan.

KENYATAAN bahwa kopi kini bukan lagi sekadar industri tapi telah menjelma sains sepertinya makin dikuatkan lagi dengan ditemukannya alat ini. Jangan sepele mentang-mentang ia didesain dan diciptakan di Taiwan. Ah, sejujurnya kalimat itu ditujukan untuk diri saya sendiri sih.

Melihat alat ini, sepertinya kita harus sepakat bahwa Taiwan memang benar-benar sedang berkembang dengan sangat gila-gilaan dalam industri kopi. Bukan hanya kedai kopinya saja yang bermekaran, tapi segala macam alat kopi juga datang semakin jamak dari negara ini. Dan jangan lupa bahwa Berg Wu, juara World Barista Championship tahun 2016 ini, juga berasal dari Taiwan. Maka Lighttells yang adalah alat untuk menganalisa hasil roasting kopi ini hanyalah salah satu inovasi mereka.

Lighttells memulai debutnya di industri kopi global setelah “dikenalkan” pertama kali pada event SCAA 2015, tahun lalu. Ketika itu perwakilan dari perusahaan ini membuka booth khusus dan ternyata mendapat respon yang cukup bagus. Cara memakainya sangat simpel tapi penggunanya sudah bisa mendapatkan hasil yang akurat. Menurut saya, itulah yang barangkali menjadi alasan mengapa alat ini kemudian begitu diminati.

Tentang Lighttells.

Perusahaan ini sendiri terbilang masih hijau. Mereka didirikan pada Maret 2014 oleh sekelompok insinyur IT professional yang pekerjaan sehari-harinya adalah meneliti teknologi spektrum untuk menginspeksi kandungan makanan. Karena para insinyur itu juga sangat mencintai kopi, maka alat ini ibaratnya penemuan yang lahir karena hasil cinta setengah mati. :))

Dari keterangan resminya, Lighttells diciptakan setelah melalui serangkaian uji teknologi dan fasilitas canggih yang bertujuan untuk memberi performa terbaik sekaligus tampilan sophisticated. Sekali lagi, para penemunya adalah orang-orang IT professional yang fokus meneliti kandungan dalam makanan. :p

Jadi apa itu Lighttells?

Lagi-lagi ini analisa (pribadi) saya. Barangkali namanya sendiri sudah mencoba menyederhanakan fungsi produk ini: memberi tahu konten dari biji kopi yang dianalisanya dengan hanya sebuah cahaya (LCD). Ngaco. Haha… Ya, soalnya cara memakainya memang sesederhana itu. Sebelum meneruskan ke proses test drive yang sudah kami coba, ada baiknya kita mengenali fitur-fitur alat ini dulu.

Lighttells yang lengkapnya bernama Lighttells CM-100 portable coffee roast degree analyzer ini memiliki sejumlah fitur-fitur yang terbilang canggih dan istimewa. Fitur-fitur itu, secara daftar berikut diurutkan satu per satu:

1. NIR photometer yang akan mendeteksi dan memberi tahu proses karamelisasi dari biji kopi maupun bubuk kopi.

2. Sama seperti pengukuran Agtron, alat ini pun menggunakan skala Gourmet.

3. Waktu “loading” (atau yang mereka sebut dengan pemanasan) yang cukup singkat ketika dihidupkan, hanya sekitar 1 menit.

4. Untuk memulai pengukuran, kita hanya perlu menekan satu tombol sentuh dengan cukup mudah. Tampilan pengaturan di layar LCD-nya juga nggak ribet.

5. Batere yang tahan dipakai sampai 6 jam.

6. Bisa dipakai meskipun baterainya sambil diisi ulang.

7. Pengaturan auto power off

8. Bisa memberikan sampai dengan 100 hasil pengukuran.

9. Disertai dengan tabel keterangan menurut SCAA dan umum.

10. Self-calibrating skala “Gourmet”

LANJUTKAN BACA DI SINI

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X